Thursday, January 24, 2013
BAB III Konsepsi ilmu budaya dasar dalam kesusastraan
8:09 AM | Posted by
Unknown |
Edit Post
BAB III
Konsepsi ilmu budaya dasar dalam kesusastraan
1. Pendekatan
Kesusastraan
Sastra berasal dari kata castra
berarti tulisan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan
macam tulisan yang ditulis oleh manusia, seperti catatan ilmu pengetahuan,
kitab-kitab suci, surat-surat, undang-undang, dan sebagainya.
Sastra dalam arti khusus yang
kita gunakan dalam konteks kebudayaan, adalah ekspresi gagasan dan perasaan
manusia. Jadi, pengertian sastra sebagai hasil budaya dapat diartikan sebagai
bentuk upaya manusia untuk mengungkapkan gagasannya melalui bahasa yang lahir
dari perasaan dan pemikirannya. Secara morfologis, kesusastraan dibentuk dari
dua kata, yaitu su dan sastra dengan mendapat imbuhan ke- dan -an. Kata su
berarti baik atau bagus, sastra berarti tulisan. Secara harfiah, kesusastraan
dapat diartikan sebagai tulisan yang baik atau bagus, baik dari segi bahasa,
bentuk, maupun isinya.
Ada tiga hal yang berkaitan
dengan pengertian sastra, yaitu ilmu sastra, teori sastra, dan karya sastra.
Ilmu sastra adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki secara ilmiah berdasarkan
metode tertentu mengenai segala hal yang berhubungan dengan seni sastra. Ilmu
sastra sebagai salah satu aspek kegiatan sastra meliputi hal-hal berikut.
- Teori sastra, yaitu cabang ilmu sastra yang mempelajari tentang asas-asas, hukum-hukum, prinsip dasar sastra, seperti struktur, sifat-sifat, jenis-jenis, serta sistem sastra.
- Sejarah sastra, yaitu ilmu yang mempelajari sastra sejak timbulnya hingga perkembangan yang terbaru.
- Kritik sastra, yaitu ilmu yang mempelajari karya sastra dengan memberikan pertimbangan dan penilaian terhadap karya sastra. Kritik sastra dikenal juga dengan nama telaah sastra.
- Filologi, yaitu cabang ilmu sastra yang meneliti segi kebudayaan untuk mengenal tata nilai, sikap hidup, dan semacamnya dari masyarakat yang memiliki karya sastra. Keempat cabang ilmu tersebut tentunya mempunyai keterkaitan satu sama lain dalam rangka memahami sastra secara keseluruhan. Teori sastra adalah asas-asas dan prinsip-prinsip dasar mengenai sastra dan kesusastraan.Seni sastra adalah proses kreatif menciptakan karya seni dengan bahasa yang baik, seperti puisi, cerpen/novel, atau drama.
Karya sastra
pada dasarnya adalah sebagai alat komunikasi antara sastrawan dan masyarakat
pembacanya. Karya sastra selalu berisi pemikiran, gagasan, kisahan, dan amanat
yang dikomunikasikan kepada pembaca. Untuk menangkap ini, pembaca harus mampu
mengapresiasikannya. Pengetahuan tentang pengertian sastra belum lengkap bila
belum tahu manfaatnya. Horatius mengatakan bahwa manfaat sastra itu berguna dan
menyenangkan. Secara lebih jelas dapat dijelaskan sebagai berikut.
- Karya sastra dapat membawa pembaca terhibur melalui berbagai kisahan yang disajikan pengarang mengenai kehidupan yang ditampilkan. Pembaca akan memperoleh pengalaman batin dari berbagai tafsiran terhadap kisah yang disajikan.
- Karya sastra dapat memperkaya jiwa/emosi pembacanya melalui pengalaman hidup para tokoh dalam karya.
- Karya sastra dapat memperkaya pengetahuan intelektual pembaca dari gagasan, pemikiran, cita-cita, serta kehidupan masyarakat yang digambarkan dalam karya.
- Karya sastra mengandung unsur pendidikan. Di dalam karya sastra terdapat nilai-nilai tradisi budaya bangsa dari generasi ke generasi. Karya sastra dapat digunakan untuk menjadi sarana penyampaian ajaran-ajaran yang bermanfaat bagi pembacanya.
- Karya sastra dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan atau penelitian tentang keadaan sosial budaya masyarakat yang digambarkan dalam karya sastra tersebut dalam waktu tertentu.
Menurut
Koentjaraningrat sebagaimana dikutip Abdul Chaer dan Leonie dalam bukunya
Sosiolinguistik bahwa bahasa bagian dari kebudayaan. Jadi, hubungan antara
bahasa dan kebudayaan merupakan hubungan yang subordinatif, di mana bahasa
berada dibawah lingkup kebudayaan.10 Namun pendapat lain ada yang mengatakan
bahwa bahasa dan kebudayaan mempunyai hubungan yang koordinatif, yakni hubungan
yang sederajat, yang kedudukannya sama tinggi.
Masinambouw menyebutkan bahwa
bahasa dan kebudayaan merupakan dua sistem yang melekat pada manusia. Kalau
kebudayaan itu adalah sistem yang mengatur interaksi manusia di dalam
masyarakat, maka kebahasaan adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai sarana
berlangsungnya interaksi itu.
Masalah sastra dan seni sangat
erat hubungannya dengan ilmu budaya dasar, karena materi-materi yang diulas
oleh ilmu budaya dasar ada yang berkaitan dengan sastra dan seni.Budaya Indonesia
sanagat menunjukkan adanya sastra dan seni didalamnya. Latar belakang IBD dalam
konteks budaya, negara dan masyarakat
Indonesia berkaitan dengan masalah sebagai berikut :
a.
Kenyataan bahwa bangsa indonesia berdiri atas
suku bangsa dengan segala keanekaragaman budaya yg tercemin dalam berbagai
aspek kebudayaannya, yg biasanya tidak lepas dari ikatan2 primordial, kesukaan,
dan kedaerahan .
b.
Proses pembangunan yg sedang berlangsung dan
terus menerus menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya
perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental
manusiapun terkena pengaruhnya .
c.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
menimbulkan perubahan kondisi kehidupan mausia, menimbulkan konflik dengan tata
nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yg telah
diciptakannya .
2. Ilmu Budaya Dasar Yang Di
Hubungkan Dengan Prosa
Istilah prosa banyak padanannya
kadang-kadang disebut naratif fiction, prose fictic, atau hanya fiction saja
dalam bahasa Indonesia istilah tadi sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan
dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai
pemeran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal yang
dipakai pada roman, novel dan cerita pendek
Prosa adalah karya sastra yang disus.un dalam bentuk cerita
secara bebas, yang tidak terikat rima dan irama. Jenis-jenis Prosa : Prosa lama
dan prosa baru.
Prosa lama meliputi
a.
Dongeng-dongeng
b.
Hikayat
c.
Sejarah
d.
Epos
e.
Cerita pelipur lara
Prosa baru meliputi
a.
Cerita pendek
b.
Roman/ novel
c.
Biografi
d.
Kisah
e.
Otobiografi
3. Nilai-Nilai Dalam Prosa Fiksi
a.
Memberikan kesenangan
b.
Memberikan informasi
c.
Memberikan warisan cultural
4. Ilmu Budaya Dasar Yang Dihubungkan
Dengan Puisi
Kepuitisan, keartistikan atau
keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun
puisinya dengan menggunakan Figura bahasa, seperti gaya personifikasi,
metafora, perbandingan, alegori, dsb. Kata-kata yang ambiquitas, yaitu
kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir. Kata-kata yang berjiwa, yaitu
kata-kata yang sudah di beri suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman
jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
Kata-kata yang konotatif, yaitu kata-kata yang sudah di beri tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu. Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang di lukiskan, sehingga lebih menggugah hati. ikan keseimbangan wawasan.
Sumber
:
1.http://galangwpatria.blogspot.com/2012_01_01_archive.html
1.http://galangwpatria.blogspot.com/2012_01_01_archive.html
BAB II Manusia dan Kebudayaan
7:53 AM | Posted by
Unknown |
Edit Post
BAB II
Manusia dan Kebudayaan
1.Manusia
Ada dua pandangan yang akan dijadikan acuan untuk menjelaskan
tentang unsur-unsur yang membangun manusia : Manusia itu terdiri dari empat
unsur yang saling terkait, yaitu : Jasad, yaitu : badan kasar manusia yang
nampak pada luarnya , menempati ruang dan waktu. Hayat, yaitu : mengandung
unsur hidup, ditandai dengan gerak. Ruh, yaitu : bimbingan dan pimpinan Tuhan,
bekerja secara spiritual dan memehami kebenaran. Nafs, dalam pengertian diri
atau keakuan, kesadaran tentang diri sendiri. Manusia sebagai satu kepribadian
mengandung tiga unsur, yaitu : Id, merupakan struktur kepribadian yang paling
primitif dan paling tidak nampak. Ego, merupakan bagian atau struktur
kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, sering disebut sebagai
kepribadian “eksekutif”. Ego diatur oleh prinsip realitas. Superego, merupakan
struktur kepribadian yang paling akhir, menurut para ahli supergo muncul
kira-kira di usia 5 tahun.
2 .Hakekat Manusia
Makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa
sebagai satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan.Tubuh adalah materi
yang dapat dilihat, diraba, dirasa, wujudnya konkrit tetapi tidak abadi. Jiwa
adalah roh yang ada di dalam tubuh manusia sebagai penggerak dan sumber
kehidupan.Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan
makhluk lainnya. Kesempurnaanya terletak pada adab dan budayanya, karena
manusia dilengkapi oleh penciptanya dengan akal, perasaan dan kehendak yang
terdapat di dalam jiwa manusia. Perasaan dalam diri manusia ada dua macam,
yaitu perasaan inderawi dan perasaan rohani. Perasaan inderawi adalah
rangsangan jasmani melalui pancaindra.
Perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia, misalnya :
Perasaan rohani adalah perasaan luhur yang hanya terdapat pada manusia, misalnya :
a.
Perasaan intelektual, yaitu perasaan yang
berkenan dengan pengetahuan.
b.
Perasaan
estetis, yaitu perasaan yang berkenan dengan keindahan.
c.
Perasaan etis, yaitu perasaan yang berkenan
dengan kebaikan.
d.
Perasaan diri, yaitu perasaan yang berkenaan
dengan harga diri.
e.
Perasaan sosial, yaitu perasaan yang berkenan
dengan kelompok.
f.
Perasaan
religious, yaitu perasaan yang berkenan dengan agama atau kepercayaan.
3.Kebudayaan Bangsa Timur
Kepribadian bangsa timur sangat
berbeda dengan kepribadian bangsa barat, jelas dari wilayahnya pun sangat
berbeda, lingkungan, dan gaya hidupnya. terutama dalam “kepribadian setiap
bangsa”, seperti bangsa barat dan timur dari kepribadian,kebydayaan dan
kebiasaan pun berbeda. menjelaskan tentang kepribadian bangsa timur,sudah jelas
kita semua tau bangsa timur identik dengan benua Asia. yang penduduknya
sebagian besar berambut hitam dan berkulit sawo matang, dan sebagian pula
berkulit putih dan bermata sipit. beda dengan bangsa barat yang pasti kita tau
yang merambut pirang dan berkulit putih.
Bangsa
timur ialah bangsa yang dikenal sangat baik dan ramah. mempunyai sifat
toleransi yang tinggi dan saling tolong menolong. bangsa barat saat berkunjung
ke wilayah negara timur, mereka pasti selalu berpendapat bahwa orang-orang
timur itu baik dan ramah. bangsa timur dalam berpakaian pun tergolong sopan.
mereka pun sangat melestarikan budaya masing-masing dan mempunyai adat istiadat
yang di junjung tinggi.
4. Pengertian Kebudayaan
Seorang antropolog yaitu
E.B.Tylor (1871) mendefinisikan kebudayaan sebagai berikut : Kebudayan adalah
kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat
dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh
manusia sebagai anggota masyarakat. C.A. Van peursen mengatakan bahwa
kebudayaan diartikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang. Sistem nilai
dan gagasan utama sebagai hakekat kebudayaaan terwujud dalam tiga sistem
kebudayaan, yaitu sistem ideologi meliputi etika dan peraturan hukum, sistem
sosial meliputi hubungan dan kegiatan sosial dalam masyarakat, dan sistem
teknologi meliputi segala perhatian serta penggunaanya sesuai dengan nilai
budaya yang berlaku.
5. Unsur-unsur Kebudayaan
C.Kluckhon di dalam karyanya berjudul Universal Categories
of Culture mengemukakan ada 7 unsur kebudayaan universal, yaitu :
- Sistem Religi (sistem kepercayaan), Merupakan produk manusia sebagai homo religious yang memiliki kecerdasan pikiran dan perasaan luhur.
- Sistem organisasi kemasyarakatan, Merupakan produk dari manusia sebagai homo socious, sadar bahwa tubuhnya lemah namum memiliki akal.
- Sistem pengetahuan, Merupakan produk manusia sebagai homo sapiens, pengetahuan dapat diperoleh dari pemikiran sendiri.
- Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi, Merupakan produk manusia sebagai homo economicus menjadikan tingkat kehidupan manusia secara umum terus meningkat.
- Sistem Teknologi dan Peralatan, Merupakan produk dari manusia sebagai homo faber, bersumber dari pemikiran yang cerdas.
- Bahasa, Merupakan produk dari manusia sebagai homo longuens, mulanya diwujudkan dalam bentuk kode yang kemudian disempurnakan dalam bahasa lisan dan tulisan.
- Kesenian, Merupakan hasil dari manusia sebagai homo aesteticus, setelah mencukupi kebutuhan fisiknya maka dibutuhkan kebutuhan psikisnya untuk dipuaskan.
6. Wujud Kebudayaan
Menurut
dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai 3 wujud, yaitu : Kompleks gagasan,
konsep, dan pikiran manusia Disebut sistem budaya, sifatnya abstrak, tidak
dapat dilihat, dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya.
Kompleks aktivitas Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi, bersifat
kongkret, dapat diamati. Wujud sebagai benda Aktivitas manusia yang saling
berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya
manusia untuk mencapai tujuannya.
7. Orientasi NilaiI Budaya
Setiap
kebudayaan hakekatnya berbeda-beda, diantaranya ada yang beranggapan bahwa
karya bertujuan untuk hidup, dan lain sebagainya. Hakekat waktu manusia ( WM )
Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda : ada yang berpandangan
mementingkan orientasi masa lampau, adapula yang berpandangan untuk masa kini.
Hakekat alam manusia ( MA ) Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus
mengeksploitasi alam atau memanfaatkan alam semaksimal mungkin, ada pula yang
beranggapan manusia harus harmonis dengan alam. Hakekat hubungan manusia ( MN )
Dalam hal ini ada yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, baik
secara horizontal (sesamanya) maupun secara vertikal (orientasi kepada
tokoh-tokoh).
8. Perubahan Kebudayaan
Terjadinya
gerak / perubahan disebabkan oleh beberapa hal : Sebab-sebab yang berasal dari
dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri, misalnya perubahan jumlah dan
komposisi penduduk. Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat
mereka hidup. Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga
kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya.
Sedangkan perubahan kebudayaan atau akulturasi adalah perubahan yang terjadi
dalam sistem ide yang dimiliki bersama oleh para warga masyarakat yang bersangkutan.
Pada umumnya unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima adalah : Unsur
kebudayaan kebendaan Unsur yang terbukti membawa manfaat besar Unsur yang mudah
disesuaikan dengan keadaan masyarakat Unsur-unsur kebudayaan yang sulit
diterima oleh suatu masyarakat adalah : Unsur yang menyangkut sistem
kepercayaan Unsur yang dipelajari pada taraf pertama proses sosialisas.
9. Kaitan Manusia dan Kebudayaan
Manusia sebagai perilaku kebudayaan ya’ni dapat
dipandang setara yang dinyatakan sebagai dialektis, proses dialektis tercipta
melalui tiga tahap:
- Eksternalisasi, proses manusia mengekspresikan dirinya dalam membangun dunianya.
- Obyektivitas, proses msyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia.
- Internalisasi, proses masyarakat disergap kembali oleh manusia, ya’ni manusia ang mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dapat idup dengan baik.
Secara sederhana hubungan antara
manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan
kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia.
Sumber :
BAB I Ilmu Budaya Dasar sebagai salah satu Mata Kuliah Dasar Umum
7:32 AM | Posted by
Unknown |
Edit Post
BAB I
Ilmu Budaya Dasar sebagai salah satu Mata Kuliah Dasar Umum
1. Pengertian , Tujuan , Ilmu Social Dasar
dan Ilmu Pengetahuan Sosial
1.1 Pengertian
Pengertian Ilmu social dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial , khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social seperti : sejarah,ekonomi, geografi, sosial, sosiologi.
Pengertian Ilmu social dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial , khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social seperti : sejarah,ekonomi, geografi, sosial, sosiologi.
Pengertian ilmu pengetahuan sosial dapat diartikan dengan
“penelaahan atau kajian tentang masyarakat”. Dalam mengkaji masyarakat, guru
dapat melakukan kajian dari berbagai perspektif sosial, seperti kajian melalui
pengajaran sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi,
politik-pemerintahan, dan aspek psikologi sosial yang disederhanakan untuk
mencapai tujuan pembelajaran.ntropologi, psikologi sosial.
1.2 Tujuan
Tujuan Ilmu Sosial Dasar sebagai salah satu dari mata kuliah
dasar umum.
Ilmu Sosial Dasar mempunyai tujuan pembinaan mahasiswa agar :
- Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan maslah-masalah sosial yang ada di dalam masyarakat.
- Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
- Menyadari setiap masalh sosial yang timbul dala masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya mendekatinya mempelajarinya secara kritis dan interdisipliner.
- Memahami jalan pikiran para ahli dalam bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.
e Tujuan Ilmu Pengetahuan Sosial
Sama halnya tujuan dalam bidang-bidang yang lain, tujuan pembelajaran IPS bertumpu pada tujuan yang lebih tinggi. Secara hirarki, tujuan pendidikan nasional pada tataran operasional dijabarkan dalam tujuan institusional tiap jenis dan jenjang pendidikan.
Selanjutnya pencapaian tujuan institusional ini secara praktis dijabarkan
dalam tujuan kurikuler atau tujuan mata pelajaran pada setiap bidang studi
dalam kurikulum, termasuk bidang studi IPS. Akhirnya tujuan kurikuler secara
praktis operasional dijabarkan dalam tujuan instruksional atau tujuan
pembelajaran.
2. Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu
Pengetahuan Sosial
Ilmu Sosial dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan sosial(IPS) kedua-duanya mempunyai persamaan dan perbedaan.
Ilmu Sosial dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan sosial(IPS) kedua-duanya mempunyai persamaan dan perbedaan.
2.1 Persamaan ISD dan IPS yaitu :
- Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan.
- Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
- Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan social dan masalah sosial.
2.2 Perbedaan ISD dan IPS yaitu :
- Ilmu sosial dasar diberikan di Perguruaan Tinggi, Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di sekolah dasar dan sekolah lanjutan.
- Ilmu sosial dasar merupakan mata kuliah tunggal sedangkan ilmu pengetahuan sosial dasar merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran(untuk sekolah lanjutan).
- Ilmu Sosial dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang ilmu pengetahuan social diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
3.Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar
Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan 3 golongan :
Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan 3 golongan :
- kenyataan-kenyataan social yang ada dala mmasyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu.
- konsep-konsep social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasi pada konsep dasar atau elemnter saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial.
- masalah-masalh yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan social yang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda.
Ilmu Sosial Dasar terdiri dari 8 Pokok Bahasan, dari
kedelapan pokok bahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial
Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya:
a Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya
dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
- Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
- Masalah pemuda dan sosialisasi.
- Masalah hubungan warga Negara dan Negara.
- Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
- Masalah masyarakat perkotaan dan pedesaan.
- Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan Integrasi.
- Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber :
2.http://galangwpatria.blogspot.com/2012/01/pengertian-tujuan-ilmu-sosial-dan-ilmu.html
BAB I Ilmu Budaya Dasar sebagai salah satu Mata Kuliah Dasar Umum
7:32 AM | Posted by
Unknown |
Edit Post
BAB I
Ilmu Budaya Dasar sebagai salah satu Mata Kuliah Dasar Umum
1. Pengertian , Tujuan , Ilmu Social Dasar
dan Ilmu Pengetahuan Sosial
1.1 Pengertian
Pengertian Ilmu social dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial , khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social seperti : sejarah,ekonomi, geografi, sosial, sosiologi.
Pengertian Ilmu social dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial , khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social seperti : sejarah,ekonomi, geografi, sosial, sosiologi.
Pengertian ilmu pengetahuan sosial dapat diartikan dengan
“penelaahan atau kajian tentang masyarakat”. Dalam mengkaji masyarakat, guru
dapat melakukan kajian dari berbagai perspektif sosial, seperti kajian melalui
pengajaran sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi,
politik-pemerintahan, dan aspek psikologi sosial yang disederhanakan untuk
mencapai tujuan pembelajaran.ntropologi, psikologi sosial.
1.2 Tujuan
Tujuan Ilmu Sosial Dasar sebagai salah satu dari mata kuliah
dasar umum.
Ilmu Sosial Dasar mempunyai tujuan pembinaan mahasiswa agar :
- Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan maslah-masalah sosial yang ada di dalam masyarakat.
- Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
- Menyadari setiap masalh sosial yang timbul dala masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya mendekatinya mempelajarinya secara kritis dan interdisipliner.
- Memahami jalan pikiran para ahli dalam bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.
e Tujuan Ilmu Pengetahuan Sosial
Sama halnya tujuan dalam bidang-bidang yang lain, tujuan pembelajaran IPS bertumpu pada tujuan yang lebih tinggi. Secara hirarki, tujuan pendidikan nasional pada tataran operasional dijabarkan dalam tujuan institusional tiap jenis dan jenjang pendidikan.
Selanjutnya pencapaian tujuan institusional ini secara praktis dijabarkan
dalam tujuan kurikuler atau tujuan mata pelajaran pada setiap bidang studi
dalam kurikulum, termasuk bidang studi IPS. Akhirnya tujuan kurikuler secara
praktis operasional dijabarkan dalam tujuan instruksional atau tujuan
pembelajaran.
2. Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu
Pengetahuan Sosial
Ilmu Sosial dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan sosial(IPS) kedua-duanya mempunyai persamaan dan perbedaan.
Ilmu Sosial dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan sosial(IPS) kedua-duanya mempunyai persamaan dan perbedaan.
2.1 Persamaan ISD dan IPS yaitu :
- Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan.
- Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
- Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan social dan masalah sosial.
2.2 Perbedaan ISD dan IPS yaitu :
- Ilmu sosial dasar diberikan di Perguruaan Tinggi, Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di sekolah dasar dan sekolah lanjutan.
- Ilmu sosial dasar merupakan mata kuliah tunggal sedangkan ilmu pengetahuan sosial dasar merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran(untuk sekolah lanjutan).
- Ilmu Sosial dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang ilmu pengetahuan social diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
3.Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar
Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan 3 golongan :
Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan 3 golongan :
- kenyataan-kenyataan social yang ada dala mmasyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu.
- konsep-konsep social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasi pada konsep dasar atau elemnter saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial.
- masalah-masalh yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan social yang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda.
Ilmu Sosial Dasar terdiri dari 8 Pokok Bahasan, dari
kedelapan pokok bahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial
Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya:
a Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya
dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
- Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
- Masalah pemuda dan sosialisasi.
- Masalah hubungan warga Negara dan Negara.
- Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
- Masalah masyarakat perkotaan dan pedesaan.
- Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan Integrasi.
- Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber :
2.http://galangwpatria.blogspot.com/2012/01/pengertian-tujuan-ilmu-sosial-dan-ilmu.html
Subscribe to:
Posts (Atom)